Skip to main content

Featured

Suatu Titik Bernama Stasiun Cilebut

  Menjelang malam, Stasiun Cilebut memasuki jeda yang hanya berlangsung sekejap. Langit perlahan kehilangan warna birunya, sementara lampu-lampu peron mulai mengambil alih tugas matahari. Kereta masih datang dan berangkat sesuai irama yang telah dihafal rel-rel tua, mengantar orang-orang pulang, mempertemukan sebagian, dan meninggalkan sebagian yang lain dalam penantian. Di atasnya, bulan muncul tanpa tergesa. Bukan bulan yang bulat utuh, melainkan lengkung cahaya yang belum sempurna. Ia menggantung rendah di langit stasiun, seolah ikut menyaksikan setiap pintu gerbong yang terbuka, setiap langkah yang bergegas, dan setiap lambaian yang perlahan menghilang bersama suara peluit keberangkatan. Ketidaksempurnaannya justru membuat malam terasa lebih jujur. Sebab tak ada yang benar-benar utuh di tempat yang bernama stasiun. Selalu ada pertemuan yang dibatasi waktu, perpisahan yang ditunda, harapan yang masih menunggu kereta berikutnya, dan mimpi yang sedang menempuh perjalanan menuju tu...

The one thing I don't have right now

It's just a title of small performance I plan to watch this sunday. Only it resembles my life, makes me think of something that I don't have in my life right now, something that's still missing.

I have a good job with a good pay ~ yes of course, with hard times as well ~, and I'm very grateful for that. I have a complete family, albeit some problems here and there, not perfect but still a complete one. I'm also very thankful for that. I have wonderful friends and colleagues, which help me grow in their own way.

But then, I feel something missing here, inside, something that I don't have. The one thing that I don't have right now.

Comments

riohendra said…
i love you

Popular Posts